Masyarakat Menggelar Kegiatan Haul Kilobama untuk Memperingati Syekh Abdurahman Al Bagdadi

Masyarakat Menggelar Kegiatan Haul Kilobama untuk Memperingati Syekh Abdurahman Al Bagdadi

Admin Mundupesisir
10:39 WIB
0x dilihat
Masyarakat Menggelar Kegiatan Haul Kilobama untuk Memperingati Syekh Abdurahman Al Bagdadi

Pada Selasa tanggal 31 Maret 2026, Pemerintah Desa, Masyarakat Umum, Tokoh Adat, dan Tokoh Agama berkumpul di Makbaroh Kilobama untuk menggelar kegiatan Haul Kilobama. Kegiatan ini diadakan untuk memperingati Haul Syekh Abdurahman Al Bagdadi, yang lebih dikenal sebagai Kilobama. Acara ini berlangsung dengan khidmat, diawali dengan doa bersama masyarakat dan dilanjutkan dengan tabur bunga oleh Kuwu Mundupesisir.

Kegiatan Haul Kilobama ini merupakan tradisi tahunan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat. Menurut sejarah, Syekh Abdurahman Al Bagdadi atau Kilobama merupakan tokoh agama yang sangat dihormati karena jasanya dalam menyebarkan ajaran Islam di daerah tersebut. Oleh karena itu, masyarakat setempat mengadakan haul untuk memperingati dan menghormati beliau. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempereratkan hubungan antar masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga tradisi dan sejarah.

Sebelum acara inti dimulai, masyarakat telah mempersiapkan diri dengan membersihkan makam dan melakukan beberapa persiapan lainnya. Pada saat acara, masyarakat berkumpul di sekitar makam Kilobama dan melangsungkan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Setelah doa selesai, Kuwu Mundupesisir melakukan tabur bunga di makam sebagai simbol penghormatan kepada Kilobama. Selain itu, juga terdapat sambutan dari pemerintah desa dan tokoh adat yang menekankan pentingnya mempertahankan tradisi dan menghargai jasa para pendahulu.

Menurut salah satu tokoh masyarakat, kegiatan Haul Kilobama ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada Kilobama, tetapi juga sebagai ajang untuk mempereratkan silaturahmi antar masyarakat. Dengan menghadiri acara ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal dan menghargai sejarah dan tradisi yang telah menjadi bagian dari kehidupan mereka. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan tradisi dan sejarah daerah kepada generasi muda, sehingga mereka dapat memahami dan melestarikan warisan budaya yang telah ada.

Dengan berakhirnya kegiatan Haul Kilobama, masyarakat kembali ke rumah mereka dengan hati yang penuh harapan dan rasa syukur. Mereka berharap bahwa tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Pemerintah desa dan tokoh masyarakat juga berencana untuk terus mengembangkan dan memperkuat kegiatan ini, sehingga dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat lainnya untuk mengenal dan menghargai sejarah dan tradisi daerah tersebut. Dengan demikian, diharapkan kegiatan Haul Kilobama dapat menjadi salah satu identitas budaya daerah yang tetap lestari dan terus berkembang.

Bagikan:

LARISA